Ergonomi

Ergo artinya kerja, normo artinya hukum. Kerja disini dilakukan oleh tubuh dan disekeliling tubuh meliputi: bio-psiko-sosio-kultural (agama) -spiritual (motivasi kerja) -manajemen-safety. Fittness harus terjadi antara manusia dengan peralatan, peraturan, dan prosedur kerja.

Ergonomi bukan ilmu murni, namun merupakan aplikasi dari ilmu dan teknologi untuk mencapai hubungan mutualisme yang optimum antara manusia dan pekerjaannya. Ergonomi bersifat multidisiplin, banyak terkait dengan faal.

Pekerjaan, harus serasi dengan lingkungan. Ada produktifitas dan efisiensi. Jika optimal, maka tidak akan menimbulkan keluhan kerja (baik yang disadari dan yang tidak disadari). Penerapan prinsip faal dalam bekerja sangat penting karena mempelajari mekanisme-mekanisme tubuh. Kerja merupakan hasil koordinasi dari indra dan sistem tubuh lainnya.

Kerja fisik ada 2 yaitu kerja statik dan kerja dinamik. Kerja dinamik lebih baik karena dapat meningkatkan aliran darah 10-20x.

Faktor lingkungan yang menyebabkan manusia kacau dalam bekerja antara lain: iklim, mekanik, partikel, bio (sosio dan mikroba), serta kimia (kutan dan viseral).

Aplikasi ergonomi bisa untuk desain produk misalnya: bionic (ex. baju astronot), bioteknologi, cybernetics, industrial design, industrial engineering sebagai aplikasi health oriented.

Program ergonomi diawali dengan penentuan problematik masalah dasar kerja (ex. kelelahan) sehingga bisa ditangani pencegahannya secara efisiensi dan produktivitas.

2 Responses so far »

  1. 1

    merumerume said,

    Kelelahan merupakan suatu ketidakseimbangan antara kapasitas kerja dan ketahanan tubuh sehingga kemampuan bekerja menurun, pada otot timbul tremor atau nyeri. Kelelahan kerja terjadi karena status gizi kesehatan kurang, intensitas lamanya keja fisik mental besar, adanya rasa khawatir tanggung jawab konflik yang tinggi, pekerjaan yang monoton, pengaruh iklim penerangan kebisingan serta cara pemulihannya.

  2. 2

    merumerume said,

    Manusia berbeda dengan mesin. Mesin lebih cepat, bisa bekerja rutin, kegiatannya jamak sehingga lebih tekun daripada manusia. Namun, manusia lebih produktif karena pandai memanfaatkan situasi.


Comment RSS · TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: