Patologi Kelainan Payudara

Tumor adalah lesi yang paling penting dari payudara wanita. Meskipun tumbuhnya di jaringan epitel atau di jaringan ikat, hal ini dapat berkembang menjadi sebuah tumor yang umum. Tumor payudara terdiri dari fibroadenoma, phyllodes tumor, papiloma, papiler karsinoma, dan karsinoma payudara lainnya.

Fibroadenoma (FAM) merupakan neoplasma jinak yang paling umum pada payudara wanita. Terjadi peningkatan aktivitas estrogen secara absolut maupun relatif sehingga memberikan kontribusi untuk perkembangannya, dan memang lesi serupa mungkin muncul dengan perubahan fibrokistik (fibroadenomatoid changes). Fibroadenoma biasanya muncul pada wanita muda; puncak insidensi adalah pada dekade ketiga kehidupan.

Tumor payudara kesan jinak dicurigai FAM apabila pada makroskopis irisannya tampak tumor jaringan payudara bentuk bulat oval, putih keabuan, ukuran bervariasi, berbatas jelas, padat, kenyal, mobile.

Fibroadenoma Mammae (FAM) ciri mikroskopisnya yaitu tampak, sel tumor dengan proliferasi sel epitel dengan inti bulat. Bisa membentuk struktur tubulus atau celah / slit (sebutkan, kalo membentuk struktur tubulus brati yg tipe perikanalikuli, kalo membentuk struktur celah, brarti tipe intrakanalikuli). Pada lapang pandang lain, tampak proliferasi stroma fibromyxoid dengan sel2 stellate.

Tumor payudara kesan ganas dicurigai Infiltrating ductal carcinoma apabila pada irisan makroskopisnya tampak tumor putih keabuan, keras seperti papan, terdapat retraksi kulit dan papilla mammae.

Kanker payudara diklasifikasikan berdasarkan kemampuannya menembus membran basal (invasif dan non-invasif). Nonivasife (Paget disease) terdiri dari ductal carcinoma in situ (DCIS; intraductal carcinoma) dan lobular carsinoma in situ (LCIS). Sedangkan yang invasive/ infiltrating yaitu: invasive ductal carcinoma, invasive lobular carcinoma, medullary carcinoma, colloid carcinoma, tubullar carcinoma, dan tipe-tipe lainnya. Pada inspeksi bisa terlihat adanya retraksi payudara dan membentuk struktur  peau d’orange.

Invasife (infiltrating) ductal carcinoma ciri mikroskopisnya tampak proliferasi sel epitel kelenjar  yang anaplastik (inti bulat pleiomorfik, hiperkromatik, anak inti prominent, membentuk struktur tubulus. Sel2 ini menginfiltrasi ke dalam stroma.

Fibrocystic Changes merupakan kelainan payudara yang polanya berkisar dari kelainan yang tidak berbahaya hingga beresiko terkena karsinoma payudara. Kelainan ini akibat dari peningkatan dan distorsi perubahan siklik payudara yang terjadi secara normal selama daur haid. Terapi estrogen dan kontrasepsi oral tidak akan meningkatkan insidens, bahkan menurunkan resikonya.

Lesi payudara diduga fibrocystic changes jika pada makroskopisnya tampak benjolan yang padat, kenyal, berkapsul, tidak melekat kulit/dasar, dan disertai kista-kista kecil.

Fibrocystic Changes ciri mikroskopisnya sediaan dengan 3 struktur: Cysts- tampak struktur kista kecil yang dilapisi selapis epitel. Fibrosis- tampak sel2 fibrosit dengan degenerasi hyaline. Adenosis- tampak peningkatan jumlah acini di dalam tubulus.

7 Responses so far »

  1. 1

    merumerume said,

    Keradangan pada payudara jarang terjadi. Selama tahap akut biasanya menyebabkan rasa sakit dan nyeri di daerah yang terlibat. Yang termasuk dalam kategori ini adalah beberapa bentuk acute mastitis, mammary duct ectasia (periductal or plasma cell mastitis), traumatic fat necrosis, dan galctocele. Pada kondisi ini tidak satupun berhubungan dengan peningkatan risiko kanker.

  2. 2

    merumerume said,

    Prognosis kanker payudara bergantung pada ukuran tumor, keterlibatan kelenjar getah bening, jauhnya metastasis, grade tumor, tipe histologis, tingkat proliferasi, status reseptor estrogen (untuk anti estrogen therapy misalnya oophorectomy atau tamoxipfen), aneuploidi, dan HER2/NEU yang berlebih.

  3. 3

    merumerume said,

    Congenital anomalies pada payudara antara lain: amastia (tidak terbentuk payudara), supernumemary nipples polithelial atau mamma aberans (jaringan payudara tumbuh di daerah lain), serta congenital inversion nipple.

  4. 4

    merumerume said,

    Invasive lobular carcinoma merupakan jenis neoplasma ganas invasif/infiltratif pada payudara, terdiri dari sel yang secara morfologis identik dengan sel pada LCIS (karsinoma lobulus in situ). Kadang-kadang sel tersebut mengelilingi asinus atau duktus yang tampak normal atau karsinomatosa, menciptakan sebagai mata sapi (bull’s eye).

  5. 5

    merumerume said,

    Tubullar/koloid carcinoma merupakan jenis neoplasma ganas invasif/infiltratif yang jarang terjadi metastasis ke kelenjar getah bening dan prognosis baik.

  6. 6

    merumerume said,

    Ginekomastia merupakan kelainan payudara laki-laki, yaitu mengalami pembesaran sebagai respons terhadap kelebihan estrogen absolut atau relatif. Penyebab terpenting hiperestrinisme pada laki-laki ini adalah sirosis hati. Pada keadaan tersebut hati tidak mampu memetabolisasi estrogen. Penyebab lain adalah sindrom klinefelter, tumor penghasil estrogen, terapi estrogen, dan kadang-kadang terapi digitalis. Ginekomasti fisiologik sering terjadi pada pubertas dan usia sangat lanjut.

  7. 7

    merumerume said,

    Adenosis merupakan bentuk proliferatif dari fibrokistik.


Comment RSS · TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: